Gempar !! Kota Kuni 1700 Tahun Lalu Dijumpai “ Tenggelam Di Dasar Laut “ !! Selepas Melihat Foto Terbaru Kota Ini ,, Kamu Pasti Tercengang !! Rupanya …

Artikel ini di ambil dari sumber di internet. Sila rujuk link yang diberikan di akhir artikel untuk ke sumber asal. Terima kasih kerana membaca.

Percayakah kamu bahwa benar ada kota di dasar laut? Penemuan baru ini sangat menghebohkan! Pasalnya, kota kuno yang sudah tenggelam ribuan tahun lalu di dasar laut perairan Italia ditemukan kembali saat ini dan kondisinya masih sangat terjaga! Seperti apa penemuannya? Yuk mari kita simak sama-sama!

Kota kuno Baiae di Roma ini konon merupakan “Las Vegas” zaman dulu, karena dulunya di sini merupakan daerah yang terkenal dan diduduki elit dan kaisar.

Tapi sekitar 1.700 tahun yang lalu, kota besar ini lenyap dari permukaan bumi setelah ditimpa bencana gunung meletus. Seluruh kota tenggelam dan terkubur di dasar laut.

Sampai pada tahun 2014, sekelompok tim ekspedisi berhasil menemukan kota purbakala yang sudah dilupakan oleh dunia ini. Yang mengejutkan adalah kondisinya masih sangat awet walau sudah terendam air laut selama ribuan tahun!

Foto-foto menakjubkan ini berhasil diabadikan seorang fotografer asal Italia, Antonio Busiello.

Kota Baiae ini ditemukan di Teluk Napoli, Italia dan dilaporkan sering dikunjungi oleh aristokrat kerajaan waktu itu seperti Julius Caesar, Nero, Pompey, Marius dan Hadrian.

Begitu ditemukan, para ilmuwan mulai meneliti kota ini dan menemukan bahwa perumahannya dibangun di atas marmer putih halus.

Longsor yang terjadi di Napoli selatan pada tahun 2014 menyebabkan kota yang tadinya tertidur di dasar laut mengapung sebagian ke permukaan laut sehingga ditemukan oleh para penyelam.

Menurut Busiello yang berusia 45 tahun, menyelam di sekitar kota Baiae bisa dikatakan seperti ‘menyelam di dalam sejarah’.

“Mozaik, perumahan dan kuil yang indah menunjukkan kekayaan dan kemewahan kota ini. Kota ini dikategorikan sebagai salah satu kota Romawi yang paling penting selama berabad-abad “, tuturnya.

Mengingat bahwa bekas kota bersejarah ini tidak tersentuh oleh manusia manapun, secara tidak langsung telah melindungi kehidupan laut di sini.

Kini, kota ini telah menjadi ekosistem bawah laut, menjadi habitat bagi banyak ikan, algae, udang dan hewan lainnya.

Para ilmuwan dari Universitas Calabria dan peneliti Spanyol Mónica Alvarez de Buergo bekerja sama untuk menganalisis salah satu unsur penting dan berharga dari bangunan rumah di Baiea, yaitu marmer putih.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal Applied Surface Science dan membenarkan bahwa marmer ini berasal dari tambang yang terletak di Italia, Turki dan Yunani.

Tonton langsung video di bawah ini untuk melihat secara langsung kota Baiae dari sudut pandang penyelam!

 

Terus Ke Sumber Asal KLIK SINI

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*